Tampilkan postingan dengan label gengsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gengsi. Tampilkan semua postingan

08 Desember 2013

ecivmen

Maksud lo achievement?

Iya, pokoknya itu lah. Apa yang sudah lu capai di umur segini?

Hmmm....

Bingung kan? Coba kalau lu sudah nikah, sudah bikin anak, kan jawabnya gampang. Tinggal ngomong: "ane dah bikin anak 2 biji gan! satu satu jantan satu betina, sudah pada sarjana dan kerja. satu di beuemen satu di bangasing, dah pada kawin juga, tar lagi ane punya cucu, blah bla blah..." 

Hmm... begitu ya...?

Iya. Setidaknya kalau reunian atau kondangan kawinan, tidak datang sendiri. Apalagi udah sendiri masih jadi target ledekan gegara jadi satu-satunya jomblo tua padahal yang lain sudah ada yang menjandamenduda.

Dan hubungannya sama achievement tadi adalah?

Lho, ya pencapaian itu. Lu hidup sekali jangan disia-sia. Harus ada karya yang bisa dibanggakan. Sesuatu yang bermanfaat untuk umat manusia dan generasi mendatang. Biar derajat lu bisa setara dengan teman-teman.

Harus ya?

Iya!!

Sesuatu yang bisa dibanggakan itu... semacam... anak?

Memangnya orang sekelas lo mau bikin apa lagi? Mengubah undang-undang? Merubah arah dunia? Bikin ulah bersejarah? Sesuatu yang... ah... jauuuuh bro. Jangan lah kau berkhayal terlalu tinggi. Cukup lo kawin, ngeseks yang enak, jadikan anak, berjuang membesarkan mereka, jadi deh seorang orang tua dengan ecivmen yang membanggakan.

Baiklah... sepertinya ngeseks itu menarik juga.

Plak!

29 November 2013

jangan, jangan, asem.

Kalau nanti gagal atau terbukti salah ya kamu harus malu sama orang, kamu harus kehilangan muka, gengsi kamu mesti terusik, dan kamu harus stress memikirkan apa kata dunia karena semua akan mentertawakan kesalahan dan kegagalan kamu.

Jadi jangan usah coba sesuatu yang baru. Jangan sok berinovasi. Jangan sok kreatif.... Ikuti saja tradisi leluhur kita yang agung dan mulia. Lakukanlah sebagaimana semua orang lain melakukannya.

Ajaran warisan leluhur tersebut begitu mengakar dalam jiwa raga kita. Tidak cuma kita yang dibuat ngeri mencari cara baru yang lebih baik, orang-orang terdekat dengan kita juga akan tergerak melakukan segala upaya demi menyelamatkan kita dari setiap ekperimen inovatif.

Menurut mereka tujuannya baik, agar kita tidak malu jika ternyata gagal. Daripada menanggung malu lebih baik tidak usah mencoba sama sekali.

Begitu.