Bayangkan jika suatu hari kamu sukses melelang keperawanan.
Selaput kamu dibeli sangat mahal oleh pangeran tampan kaya raya dari negeri yang selama ini kamu puja dan kamu import agamanya, tradisinya hingga pola pikirnya.
Melihat kesuksesan kamu melelang selaput...
Para cabe-cabean dan gadis amoral yang telah ceroboh menghilangkan keperawanannya akan berfacepalm berjamaah dalam kepedihan.
Aura penyesalan, iri serta dengki mereka akan mencerahkan dan menginspirasi para gadis-gadis perawan yang selaput hymen-nya masih agar lebih disiplin dalam menjaga kesuciannya.
Begitu :P
Tampilkan postingan dengan label perempuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perempuan. Tampilkan semua postingan
23 Februari 2014
27 November 2013
Si Mbak Membosankan
Hei mbak...
Mas mu apa ndak bosan ya? Aku aja mulai bosen lho kalau terus-terusan kamu tanya apakah aku sudah makan.
Pertanyaan makan gitu memang penting untuk anak yang masih masa pertumbuhan. Nutrisinya perlu perhatian supaya tumbuh sehat.
Lha kalau bocah sudah berjembut, pertanyaan perlu disesuaikan dong. Kebutuhannya sudah lebih dari sebatas makan. Misalnya nih, umur sekami-kami ini kan sudah butuh seks, jadi ya variasikan pertanyaan dengan "sudah ngeseks mas?"
*plak*
Yaaa, setelah menanyakan kebutuhan-kebutuhan dasar, baiknya variasikan lagi dengan pertanyaan terkait ide-ide, mimpi-mimpinya, misinya apa, pencapaian-pencapaian sampai evaluasinya gimana... Atau apa lah... biar masmu tuh yang ereksi ndak cuma kepala primer yang sering muntah keenakan, tapi kepala sekunder yang kadang-kadang dipakai mikir juga terangsang hidup dan semangat berkarya.
Apa perlu ambil kuliah jurusan manajemen lelaki? He...
Serius lho, bocah setua-tua kami ini yang perlu ditumbuhkan bukan cuma tebalnya lemak di perut yang melambangkan kemapanan ini,,, Penting lho memperhatikan perkembangan nalar, kreativitas, kebijaksanaan,kesetiaan dan lain-lainnya... Biar kami tidak mandek jadi gumpalan lemak mesum yang menua dan mengeriput... Biar terus terus tumbuh jadi pejantan-pejantan matang yang wawasannya... ya setidaknya bisa lebih luas dari sebatas urusan selangkangan.
Tapi ya terserah sampeyan sih.
Ini juga cuma iseng ngasih saran sok tahu, wong saya juga masih sendiri ...
#bukan kode, suwerewerwer.
Mas mu apa ndak bosan ya? Aku aja mulai bosen lho kalau terus-terusan kamu tanya apakah aku sudah makan.
Pertanyaan makan gitu memang penting untuk anak yang masih masa pertumbuhan. Nutrisinya perlu perhatian supaya tumbuh sehat.
Lha kalau bocah sudah berjembut, pertanyaan perlu disesuaikan dong. Kebutuhannya sudah lebih dari sebatas makan. Misalnya nih, umur sekami-kami ini kan sudah butuh seks, jadi ya variasikan pertanyaan dengan "sudah ngeseks mas?"
*plak*
Yaaa, setelah menanyakan kebutuhan-kebutuhan dasar, baiknya variasikan lagi dengan pertanyaan terkait ide-ide, mimpi-mimpinya, misinya apa, pencapaian-pencapaian sampai evaluasinya gimana... Atau apa lah... biar masmu tuh yang ereksi ndak cuma kepala primer yang sering muntah keenakan, tapi kepala sekunder yang kadang-kadang dipakai mikir juga terangsang hidup dan semangat berkarya.
Apa perlu ambil kuliah jurusan manajemen lelaki? He...
Serius lho, bocah setua-tua kami ini yang perlu ditumbuhkan bukan cuma tebalnya lemak di perut yang melambangkan kemapanan ini,,, Penting lho memperhatikan perkembangan nalar, kreativitas, kebijaksanaan,
Tapi ya terserah sampeyan sih.
Ini juga cuma iseng ngasih saran sok tahu, wong saya juga masih sendiri ...
#bukan kode, suwerewerwer.
Langganan:
Postingan (Atom)