30 April 2012

Yang harus diingat saat menghayalkan Biotrik

Biotrik itu listrik dari biogas.

Setelah membaca sebuah jurnal dari LIPI tahun 2011, tentang percobaan biogas di Pesantren Saung Balong, hasilnya sangat tidak menggiurkan. Debit gas yang dihasilkan jauh lebih sedikit daripada yang dibutuhkan genset.

Digester ukuran 350x100x30cm yang disuplai 6-20 sapi hanya menghasilkan biogas sebanyak 0.08 meter kubik per jam, padahal yang dibutuhkan untuk genset 2500W adalah 0.02 meter kubik per menit!

Gimana caranya ya biar seperti orang-orang swedia di Linkoping yang berhasil dengan biogas?

Sebaiknya ditulis saja beberapa pertanyaan penting supaya tidak lupa, siapa tahu saja suatu hari nanti berkesempatan untuk coba bikin, biar lebih waspada dan tidak mudah terjerumus dalam skema-skema yang banyak bertebaran...
  1. Sumber kotoran untuk membuat biogasnya dari apa, dari mana, gimana transportnya dan apakah kelangsungan suplainya terjamin?
  2. Berapa debit gas yang dihasilkan per hari / per menit?
  3. Gas mau untuk apa? Untuk masak, mandi air hangat, bikin listrik, bahan bakar mobil? Itu semua perlu debit gas berapa? Sebanyak apa kebutuhan gasnya, akankah tertutup oleh produksi digester?
  4. Mesin pembangkit listrik/genset pakai teknologi apa, perawatannya gimana dan semahal apa?
  5. Pupuk sebagai hasil sampingan disalurkan ke mana, akan sebanyak apa?
 (bersambung lagi kapan-kapan)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar