10 Oktober 2014

Sipil atau Militer, Ada Tapinya

"Dipimpin militer atau sipil?"
"Ya gimanapun pilih sipil lah! Kecuali kalau lawannya radikal Islam, baru gw pilih militer"

Masih begitu terus pendapat banyak orang di banyak forum.

Jadi wajar kalau militer selalu punya hubungan benci tapi cinta dengan kelompok radikal. Wajahnya kelihatan tak akur, tapi sering dicurigai ikut mendanai, membiarkan, atau diam-diam giat melestarikan.

"Usut siapa dibelakangnya, cari tahu siapa yang mendanai!" kata Ahok yang sepertinya yakin betul bahwa Polisi sebenarnya juga sudah tahu.

Mungkin benar, selama ini juga sudah tahu, tapi ya karena itu tadi. Terror dan kekacauan yang ditimbulkan kelompok radikal, memang menguntungkan militer.

Memang berat sekali, kalau kita harus menolak sesuatu yang sangat lezat dan menguntungkan kita. Pasti lebih berat dari menolak keperawanan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar