Kalau nanti gagal atau terbukti salah ya kamu harus malu sama orang, kamu harus kehilangan muka, gengsi kamu mesti terusik, dan kamu harus stress memikirkan apa kata dunia karena semua akan mentertawakan kesalahan dan kegagalan kamu.
Jadi jangan usah coba sesuatu yang baru. Jangan sok berinovasi. Jangan sok kreatif.... Ikuti saja tradisi leluhur kita yang agung dan mulia. Lakukanlah sebagaimana semua orang lain melakukannya.
Ajaran warisan leluhur tersebut begitu mengakar dalam jiwa raga kita. Tidak cuma kita yang dibuat ngeri mencari cara baru yang lebih baik, orang-orang terdekat dengan kita juga akan tergerak melakukan segala upaya demi menyelamatkan kita dari setiap ekperimen inovatif.
Menurut mereka tujuannya baik, agar kita tidak malu jika ternyata gagal. Daripada menanggung malu lebih baik tidak usah mencoba sama sekali.
Begitu.
Tampilkan postingan dengan label kegagalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegagalan. Tampilkan semua postingan
29 November 2013
25 Agustus 2013
Terapi kentang tingkatan daya tahan dari stress dan kekecewaan
Pernah kecewa berat dan sulit mengatasi? Terobsesi pada sesuatu sampai sulit konsentrasi pada hal lain? Atau Anda pernah gagal dalam cinta, pernikahan, perkerjaan, pelelangan atau apapun... namun hingga kini belum mampu mentertawakan ritual kemurungan yang tekun Anda lakukan tiap kali teringat pada kekecewaan tersebut?
Salah satu solusi yang dapat Anda coba adalah terapi kentang.
Kentang yang dimaksud bukanlah produk nabati, tapi singkatan dari "KENa TANGgung".
Caranya sederhana:
Berikan rangsangan sensual terhadap diri sendiri, boleh juga dibantu pasangan (sebaiknya pasangan yg sudah mengenal limit Anda). Berikan rangsangan sampai dekat sekali dengan O, sampai anda sangat amat ingin sekali O. Kemudian hentikan segala rangsangan sesaat sebelum Anda meledak.
Perlu diperhatikan bahwa Anda harus harus mencapai tahap "sangat amat ingin sekali meledak" lalu berhenti secara tegas, tanpa toleransi dan tanpa belas kasihan.
Tujuannya tak lain adalah membuat limbik/otak reptil dalam batok kepala Anda merasakan kekecewaan yang amat sangat. Jauhi segala kegiatan seksual selama minimal 48 jam. Itu waktu minimal yang diperlukan tubuh untuk upgrade, memperbaiki cedera ringan dan mulai menumbuhkan sel-sel baru sesuai dengan kebutuhan terkini.
Terapi macam ini akan mengajar otak reptil Anda agar lebih sabar, toleran dan mampu menghadapi kegagalan tanpa jadi kalap dan bikin kacau kinerja otak yang lain.
Tentu tidak cukup sekali. Ulangi beberapa kali hingga Anda berevolusi jadi orang yang lebih cool saat mengalami kekecewaan.
Sesederhana itu.
Oh, satu catatan penting. Perlu berhati-hati jika terapi dibantu oleh pasangan/teman. Jangan sampai bawah sadar mengasosiasikan si pasangan dengan "kentang" apalagi dengan "kekecewaan". Bisa-bisa bikin kita secara tak sadar ingin menjauhi... atau sebaliknya, malah terobsesi dan tergila-gila (malah jadi bahaya baru tuh).
Selamat mencoba :)
Salah satu solusi yang dapat Anda coba adalah terapi kentang.
Kentang yang dimaksud bukanlah produk nabati, tapi singkatan dari "KENa TANGgung".
Caranya sederhana:
Berikan rangsangan sensual terhadap diri sendiri, boleh juga dibantu pasangan (sebaiknya pasangan yg sudah mengenal limit Anda). Berikan rangsangan sampai dekat sekali dengan O, sampai anda sangat amat ingin sekali O. Kemudian hentikan segala rangsangan sesaat sebelum Anda meledak.
Perlu diperhatikan bahwa Anda harus harus mencapai tahap "sangat amat ingin sekali meledak" lalu berhenti secara tegas, tanpa toleransi dan tanpa belas kasihan.
Tujuannya tak lain adalah membuat limbik/otak reptil dalam batok kepala Anda merasakan kekecewaan yang amat sangat. Jauhi segala kegiatan seksual selama minimal 48 jam. Itu waktu minimal yang diperlukan tubuh untuk upgrade, memperbaiki cedera ringan dan mulai menumbuhkan sel-sel baru sesuai dengan kebutuhan terkini.
Terapi macam ini akan mengajar otak reptil Anda agar lebih sabar, toleran dan mampu menghadapi kegagalan tanpa jadi kalap dan bikin kacau kinerja otak yang lain.
Tentu tidak cukup sekali. Ulangi beberapa kali hingga Anda berevolusi jadi orang yang lebih cool saat mengalami kekecewaan.
Sesederhana itu.
Oh, satu catatan penting. Perlu berhati-hati jika terapi dibantu oleh pasangan/teman. Jangan sampai bawah sadar mengasosiasikan si pasangan dengan "kentang" apalagi dengan "kekecewaan". Bisa-bisa bikin kita secara tak sadar ingin menjauhi... atau sebaliknya, malah terobsesi dan tergila-gila (malah jadi bahaya baru tuh).
Selamat mencoba :)
Langganan:
Postingan (Atom)